Google+

Wawancara 101: “English, please.”

1

August 28, 2015 by ITBCareerCenter

Dua minggu ini, kantor kami mengadakan tes wawancara bagi pelamar lowongan staf Recruitment & Employer Services. Ada 2 posisi yang tersedia kali ini.

Salah satu persyaratan utama bagi pelamar lowongan ini adalah kemampuan berbahasa Inggris yang mumpuni. Sebagai tim Recruitment & Employer Services, kami berinteraksi dengan berbagai perusahaan dari banyak bidang setiap harinya. Tidak hanya dengan perusahaan yang berbasis di Indonesia, kami juga berinteraksi dengan perusahaan asing di luar negeri. Bukan sesuatu yang luar biasa jika kami menerima email atau telepon dari, misalnya, Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, atau bahkan dari Australia atau Belanda. Bahasa Inggris adalah alat komunikasi kami yang utama.

Namun ada ‘tapinya’. Aksen bahasa Inggris dari tiap negara tidak selalu sama. Kadangkala kalimat dalam pembicaraan kami harus diulang dua hingga tiga kali karena kami tidak dapat menangkap kalimat yang diucapkan lawan bicara kami dari luar negeri itu. Dan itu bukan pekerjaan yang mudah. Bayangkan jika anggota tim kami memilliki keterbatasan dalam berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, kesulitan yang dialami akan lebih lagi.

Kami mengadakan wawancaranya dalam Bahasa Inggris untuk melihat, sejauh mana kemampuan komunikasi pada kandidat dalam Bahasa Inggris. Beberapa kandidat cukup prospektif. Namun ada juga yang kandidat-kandidat berikut:

  1. bertanya pada pewawancara, “Pakai Bahasa Indonesia atau Inggris?” ketika diminta untuk memperkenalkan diri, “Please introduce yourself?” Para pewawancara menatap kandidat tersebut dengan heran. Mereka yang bertanya itu sebenarnya memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang sangat bagus. Namun mereka merasa perlu bertanya, harus menjawab dengan bahasa yang mana, walaupun pewawancara sudah membuka wawancara dengan Bahasa Inggris.
  2. Beberapa kandidat lainnya lebih baik: mereka memberanikan diri dan tetap menjawab dengan Bahasa Inggris walau terbata-bata. Namun di beberapa kesempatan, mereka bertanya dan meminta petunjuk tentang arti kata yang akan mereka ucapkan kepada pewawancara. Percayalah, rasanya seperti sedang bermain tebak kata. Bagaimanapun, mereka sangat dihargai oleh pewawancara karena telah berusaha.
  3. Sebagian sisanya menjawab sebagian atau sepenuhnya dalam Bahasa Indonesia selama wawancara. Ada yang meminta maaf atas keadaan itu, ada juga yang tidak. Mereka mengerti pertanyaan pewawancara dalam Bahasa Inggris tersebut, tapi mereka tidak dapat menjawabnya dalam Bahasa Inggris juga.

***

Misalnya Anda adalah pencari kerja atau lulusan baru dan menerima undangan untuk menghadiri wawancara. Anda sudah berpenampilan rapi dan siap untuk menaklukan wawancara anda.

Tip #1: jika iklan lowongan yang Anda lamar dituliskan dalam Bahasa Inggris, itu menyiratkan bahwa pelamar disyaratkan untuk memiliki kemampuan komunikasi dalam Bahasa Inggris. Para pelamar jangan terkejut jika ternyata saat diwawancara, ternyata wawancaranya dalam Bahasa Inggris. Wawancara dalam Bahasa Inggris adalah salah satu cara untuk mengetahui kemampuan pelamar dalam Bahasa Inggris.

Tip #2: lebih jauh lagi, jika lowongan kerja yang anda lamar ditulis dalam Bahasa Inggris dan terdapat syarat yang bunyinya serupa dengan, “Memiliki keterampilan Bahasa Inggris yang baik (lisan, tulisan),” atau “skor TOEFL/IELTS minimal sekian-sekian,” maka itu merupakan petunjuk yang sangat jelas bahwa kandidat yang dicari adalah yang memiliki keterampilan Bahasa Inggris yang baik. Jadi persiapkan diri Anda.

Tip #3: sudah menjadi hal yang lumrah diketahui bahwa latihan membawa kita ke arah kesempurnaan. Oleh karenanya kami mendorong Anda untuk mencari partner atau kawan untuk berlatih wawancara dalam Bahasa Inggris. Partner anda akan menjadi pewawancaranya. Anda dapat menelusuri internet untuk mencari pertanyaan-pertanyaan standar yang akan muncul dalam wawancara dan menggunakannya untuk latihan. Atau Anda dapat juga mengunjungi pusat karier di universitas anda, untuk meminta bantuan konselor karier memberikan latihan wawancara dalam Bahasa Inggris, agar anda dapat merasakan bagaimana wawancara itu, sebelum menghadapi wawancara sebenarnya.

Tip #4: tetap berlatih.

Tip #5: berlatih terus hingga anda merasa percaya diri dan siap untuk menghadapi wawancara.

Tip #4: jangan lupa untuk menghadiri wawancaranya ya.

Kami harap tips wawancara kali ini dapat membantu anda dalam mempersiapkan diri menghadapi wawancara. Dan terakhir: good luck! [SA]

 

***
Versi Bahasa Inggris: http://bit.ly/1KSabuF

One thought on “Wawancara 101: “English, please.”

  1. Sebaiknya duunia pendidikan saat ini mulai benar-benar serius pada pembekalan bahasa asing untuk lulusannya.. minimal percakapan tematik dunia kerja dan industri agar SDM kita siap bersaing dengan tenaga asing yang mulai banyak berdatangan.. Nice article.. Thanks.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

Lokasi & Jam Layanan

+62 (0)22 - 2509177
Buka: 9.00 - 16.00
Istirahat: 12.00 - 13.00
%d bloggers like this: