Google+

Wawancara Titian Karir Terpadu di KLCBS (12/10/2012) – Bagian I

Leave a comment

February 18, 2013 by theyanirma

Wawancara ini dilakukan secara on air alias disiarkan langsung melalui saluran KLCBS pada program Special Review. Pewawancara adalah penyiar KLCBS, sedangkan narasumber adalah Direktur ITB Career Center Dr. Eng. Bambang Setia Budi, ST, MT. Topik wawancara adalah seputar Titian Karir Terpadu ITB (ITB Integrated Career Days) yaitu kegiatan akbar yang digelar oleh ITB Career Center dua kali setahun setiap bulan April/Mei dan Oktober.

Jumat, 12 Oktober 2012

foto untuk wawancara klcbs okt12 (3)

Penyiar: Kini, Anda sedang mengikuti KLCBS Special Review bersama ITB Career Center. Merupakan tujuan ITB untuk menghasilkan tenaga kerja profesional yang dibutuhkan kalangan industri. Agar didapatkan kesesuaian antara supply dan demand, ITB mempertemukan langsung antara pelaku industri dengan mahasiswa dan alumni ITB khususnya dan non-ITB umumnya. ITB Career Center menggelar Titian Karir Terpadu ITB atau Integrated Career Days dengan tema “Membangun Jejaring dan Peningkatan Karier”. Berbicara lebih lanjut tentang TKT, kita berbincang dengan Direktur ITB Career Center.

Question (ditanyakan oleh penyiar KLCBS): Selamat sore Pak Bambang. TKT sudah menjadi acara rutin ITB, secara umum, adakah hal yang berbeda pada penyelenggaraan sekarang apabila dibandingkan dengan sebelumnya?

Answer (dijawab oleh Direktur ITB Career Center): Yang paling berbeda, TKT sekarang ada pameran kewirausahaan yang diikuti oleh mahasiswa. Kami memfasilitasi para mahasiswa yang memiliki semangat berwirausaha. Kami juga menjalin wawancara dengan beberapa lembaga (terkait dengan program wirausaha) seperti DIKTI dan perusahaan swasta. (Kami membantu mahasiswa) untuk mendapatkan modal usaha, capacity building, dan kini dengan pameran. TKT memang terdiri dari beberapa kegiatan. Ada pameran, presentasi, promosi, pelatihan, dan rekrutmen dari perusahaan kepada job seeker. Ini adalah pertemuan antara supply dan demand.

Q: Jadi, “integrated” pada Integrated Career Days itu bukan sekedar job fair tapi ada pameran kewirausahaan mahasiswa dan hal lainnya.

A: Ya, namun (fokus) utamanya tetap pada job fair-nya karena seluruh gedung dipakai untuk itu. Jumlah perusahaan yang ikut sekarang lebih banyak dari yang lalu. Yang dulu sekitar 60-an (perusahaan), sekarang sekitar 74 (perusahaan). Perusahaan nasional dan multinasional, atau kelas menengah ke atas.

Q: Acara digelar mulai hari ini (12 Oktober) sampai dengan hari Minggu, ya, Bapak. Mulai pukul berapa?

A: Kalau hari pertama, pembukaan sedari pukul 08:00, (acara) pada hari ini sampai pukul 17:00. Kalau hari Sabtu dan Minggu, sedari jam 09:00 sampai dengan 17:00.

Q: Tadi disebutkan ada sekitar 74 perusahaan yang berpartisipasi dalam Integrated Career Days ini. Boleh dijelaskan (alasan perusahaan ikut serta)? Apakah karena ITB yang menyelenggarakan sehingga berfokus ke industri, atau bagaimana?

A: Sebetulnya, perbedaan dengan job fair di luar kampus ITB, biasanya adalah skala perusahaan (yang menjadi peserta). Yang bergabung di job fair ITB biasanya untuk kapital menengah ke atas. Skala perusahaannya, jangkauannya, kapasitas produksinya, seperti itu. Mungkin hanya itu saja perbedannya. Kalau dilihat dari jumlah, terkadang di luar justru bisa lebih banyak, bisa mencapai 100-an. Tapi kalau skala perusahaan, perusahaan-perusahaan besar memang pergi ke ITB.

Q: Perusahaan-perusahaan besar ini bergerak di bidang apa? Apakah pertambangan, atau…?

A: Macam-macam. Tapi yang besar-besar dan cenderung konsisten untuk ikut terus biasanya (dari bidang) engineering. Karena, ya, mereka mau ke mana lagi? Untuk mencari lulusan teknik mereka hampir selalu pergi ke ITB. Salah satu yang baru bergabung adalah Daewoo Ship Building and Marine Engineering (DSME) dari Korea Selatan. Mereka juga ikut job fair di beberapa tempat tapi mengutamakan di ITB.

Q: Apakah perusahaan dengan skala menengah ke atas ini tidak akan kita temui di job fair yang lain?

A: Kadang-kadang, setahu saya mereka melihat-lihat dulu. Perusahaan mendapatkan banyak tawaran untuk mengikuti job fair. (Mereka punya pertimbangan) Kenapa mereka harus ikut ke sana atau ke sini. Kalau mereka ke ITB, atau ke UI, barangkali sudah cukup. Mengikuti job fair tanpa mendapatkan job seeker yang sesuai dengan kualifikasi adalah kerugian untuk perusahaan. Mereka (perusahaan) harus mendapatkan job seeker yang mencukupi dari segi kualifikasi dan kuantitas. Perusahaan yang datang ke job fair ITB, dalam istilah mereka, berkata bahwa mereka “panen”. Kalau mereka ikut di (job fair) tempat lain di luar, belum tentu. Kira-kira seperti itu.

Q: Yang lebih dicari oleh perusahaan di job fair semacam ini apakah fresh graduate, yang belum berpengalaman, atau…?

A: (Perusahaan yang mengikuti) career days atau job fair utamanya memang mencari fresh graduate. Tapi mereka juga sebetulnya membuka peluang bagi yang sudah berpengalaman kerja. Bahkan, ada pula beberapa perusahaan yang menerima mahasiswa tingkat akhir. Jadi, tidak semuanya fresh graduate meskipun fokus utamanya tetap fresh graduate. Baik S1, S2, D3, semuanya ada (lowongan). Sebenarnya, ada juga lowongan bagi lulusan SMA tetapi dalam jumlah yang sangat terbatas.

Q: Untuk masuk ke area job fair ini, tiketnya bisa dibeli secara online selain juga on the spot?

A: Betul.

…bersambung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

Lokasi & Jam Layanan

+62 (0)22 - 2509177
Buka: 9.00 - 16.00
Istirahat: 12.00 - 13.00
%d bloggers like this: